Kegiatan utama dalam suatu industri yang bergerak dibidang manufakturing yaitu meongkonversikan berbagai bahan mentah serta bahan-bahan
pendukungnya menjadi suatu barang jadi dan mendistribusikannya
kepada pelanggan. Dengan menjalankan berbagai kegiatan
tersebut, maka sebenarnya supply chain atau rantai pasokan telah terbentuk. Namun sebagai
sebuah perusahaan manufakturing, kegiatan supply chain atau rantai pasokan ini perlu dijalankan secara efektif dan efisien
sehingga sistem
menejemen yang baik sangat diperlukan. Menejemen tersebut biasanya
disebut bagai Manajemen Rantai Pasokan atau Supply Chain Management atau SCM. Maka Supply Chain Management (SCM) atau Manajemen Rantai Pasokan adalah segala kegiatan yang berkaitan
dengan menejemen seluruh system untuk menghasilkan suatu produk atau jasa yang meliputi koordinasi, penjadwalan dan
pengendalian terhadap pengadaan, produksi, persediaan dan pengiriman produk
ataupun layanan jasa kepada pelanggan yang mencakup administasi harian,
operasi, logistik dan pengolahan informasi mulai dari pelanggan hingga ke
pemasok. Untuk mencapai SCM yang baik, di dalam pelaksanaannya
SCM harus didukung oleh operasional yang jelas. Terdapat dua jenis operasional yang perlu
diperhatikan, yaitu operasional berwujud
dan operasional intangible.
Operasional berwujud dapat berupa memastikan pengadaan sementara operasional intangible merupakan pelayanan dan komunikasi.
Pangan merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat penting bagi kehidupan manusia, begitu pula dengan pengadaan pangan. S ecara garis besar p engadaan pangan dapat dikelompokkan menjadi 3 generasi. Generasi I (pertama) yaitu merupakan tahapan sebelum penanaman dilakukan. Generasi ini merupakan kegiatan sebelum budidaya bahan makanan dilakukan seperti ternak dan tanaman yang biasa mengarah pada pengoptimalan bibit-bibit. Kegiatan yang dimaksud yaitu seperti rekayasa genetika pada bibit tanaman, perkawinan silang, seleksi bibit unggul, dan juga cara pembentukan bibit unggul lainnya. Generasi II (kedua) merupakan tahapan dimana penyiapan bibit mulai dilakukan untuk dibudidayakan hingga masa panen tiba. Pada generasi ini cenderung mengarah pada hal-hal berkaitan dengan teknis cara budidaya yang baik seperti pada ternak maupun hasil bumi. Kegiatan yang dilakukan pada generasi ini seperti cara bertanam dan pemeliharaan yang baik ataupun pedoman lainnya yang dapat meningkatka...
Komentar
Posting Komentar