Langsung ke konten utama

Keterampilan Manajemen


Salah satu soft skill yang sangat penting dalam dunia bisnis yang harus kuasai oleh seorang yang berkecimpung di dunia bisnis yaitu keterampilan manajemen. Manajemen sendiri merupakan suatu tindakan manulatif yang memanfaatkan sekelompok orang atau SDM dengan sumber-sumberlainnya seperti Sumber Daya Alam (SDA) untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, manajemen diartikan sebagai penggunaan sumberdaya secara efektif untuk mencapai sasaran.
§     Visi umumnya merupakan suatu gambaran yang ingin dicapai yang sifatnya abstrak sehingga tidak dapat diukur.
§      Misi merupakan bentuk yang lebih konkrit dari visi namun tetap tidak dapat diukur.
§    Tujuan merupakan suatu usaha yang didapatkan setelah menentukan visi dan misi, umumnya tujuan dari suatu manajemen yaitu mencari kentungan.
§       Sasaran  merupakan tujuan yang dapat diukur.

Dalam menjalankan suatu bisnis diperlukan direction atau arah untuk mencapai keempat hal diatas. Sementara cara yang digunakan untuk mencapai keempat hal diatas disebut strategy atau strategi. Rencana strategis sangat penting dalam suatu manajemen. Perbedaan antara rencana strategis dan rencana biasa yaitu jika diubah rencana strategis akan membutuhkan cost atau biaya yang banyak sementara pada rencana biasa tidak memberikan perubahan yang cukup berpengaruh.  Terdapat beberapa faktor penting dalam menyusun rencana strategis yaitu:
  • Memperhatikan SDM yang tersedia
  • Memperhitungkan cost/budget/anggaran yang diperlukan
  • Memperluas koneksi
  • Waktu
  • Aset, dan lain sebagainya.

Dalam menjalankan bisnis pasti akan ditemukan hambatan yang menghambat jalannya manajemen yang sedang dilakukan. Salah satu langkah yang perlu dilakukan dalam situasi ini yaitu melakukan manuver atau taktik yang berarti harus menyimpang terlebih dahulu dari rencana awal kemudian kembali lagi ke rencana awal. Langkah ini juga dapat dilakuka untuk mengecoh lawan atau pesaing.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mid Test (UTS)

Senin,12 Oktober 2015  Hari dan tanggal diatas merupakan hari pertama bagi kami para mahasiswa Surya Univesity angkatan 2015 mengikuti UTS untuk pertama kalinya di tingkat universitas. Pada pagi hari, kami mengikuti UTS agama. Dan tepat pada pukul 14.30, kelas NFT A 2015 mengikuti UTS Pengantar Teknologi Pangan (PTP) dengan dosen pengampu kami yaitu Dr. Albert Kuhon.  Entah mengapa saya merasa suasana dalam ruangan tersebut sangat menegangkan. Wajah-wajah nervous kami tak dapat disembunyikan lagi. Pasalnya UTS Pengantar Teknologi Pangan ini berbeda dari mata kuliah lainnya. Jika mata kuliah lain UTSnya dilakukan dengan ujian tulis, mata kuliah PTP ini mengharuskan kami untuk presentasi dedepan kelas dan dosen pengampu kami. Kami diwajibkan mempresentasikan hasil kerja kelompok yang telah dipilih sendiri oleh kelompok masing-masing. Kelompok saya sendiri telah menyiapkan dua materi yang salah satunya diundi dan satunya lagi dipilih berdasarkan keputusan kelompok. Materi ters...

Undang-Undang dalam Industri Pangan

Dalam industry pangan terdapat banyak sekali peraturan yang berlaku. Peraturan-peraturan tersebut tersusun dalam beberapa Undang-Undang yang berlaku untuk setiap industry pangan di Indonesia. Beberapa contoh undang-undang yang berkaitan erat dengan industry pangan yaitu: 1.     Undang-Undang Perseroan Terbatas UU ini mengatur tentang pendirian, proses manajemen, organisasi, serta biaya yang menyangkut Perseroan Terbatas. UU ini datur dalam UU nomor 40 tahun 2007. 2.     Undang-Undang Ketenagakerjaan UU ini mengatur tentang upah minimum masing-masing daerah, kontrak kerja dan juga BPJS. 3.     Undang-Undang Perpajakan UU ini mengatur tentang kewajiban pajak yang perlu dilakukan oleh industry tersebut 4.     Undang-Undang Perbankan UU ini mengatur tentang peminjaman uang yang dilakukan oleh perusahaan 5.     Undang-Undang Perdagangan UU ini mengatur tentang proses jual beli antar penjual dna p...

Green Supply Chain Management (GSCM)

Kegiatan bisnis atau industri dapat menimbulkan ancaman terhadap lingkungan baik secara langsung maupun tidak langsung. Berapa contoh nyata pengaruh kegiatan bisnis terhadap lingkungan yaitu cemaran limbah , emisi karbon monoksida, senyawa beracun, dan bentuk lain nya dari polusi industri. D istribusi dan logistik atau lebih dikenal dengan Green Supply Chain Management (GSCM) telah memainkan peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan perdagangan dunia. Terlebih lagi persaingan bisnis yang semakin ketat di era globalisasi ini menuntut perusahaan untuk menyusun kembali strategi dan taktik bisnisnya khususnya dari segi distribusi dan logistik. P ersaingan ini terletak dari bagaimana sebuah perusahaan dapat menerapkan proses-proses dari penciptaan produk atau jasa yang lebih murah, memiliki mutu lebih baik, dan lebih cepat untuk memperolehnya (cheaper, better and faster) dibandingkan pesaing bisnisnya. Manajemen rantai pasokan hijau (GSCM) merupakan sebuah inovasi...