Kegiatan bisnis atau industri dapat menimbulkan
ancaman terhadap lingkungan baik secara langsung maupun tidak langsung. Berapa contoh nyata
pengaruh kegiatan bisnis
terhadap lingkungan yaitu cemaran
limbah,
emisi
karbon monoksida, senyawa
beracun, dan bentuk lainnya dari polusi industri. Distribusi dan logistik atau
lebih dikenal dengan Green Supply Chain Management (GSCM) telah memainkan
peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan perdagangan dunia. Terlebih
lagi persaingan bisnis yang semakin ketat di era globalisasi ini menuntut
perusahaan untuk menyusun kembali strategi dan taktik bisnisnya khususnya dari
segi distribusi dan logistik. Persaingan
ini terletak
dari bagaimana sebuah perusahaan dapat menerapkan proses-proses dari
penciptaan produk atau jasa yang lebih murah, memiliki mutu lebih baik, dan
lebih cepat untuk memperolehnya (cheaper, better and faster) dibandingkan
pesaing bisnisnya.
Manajemen rantai
pasokan hijau (GSCM) merupakan sebuah inovasi untuk mencegah atau mengurangi
efek negatif terhadap
lingkungan. Konsep GSCM yaitu untuk menerapkan kepedulian
lingkungan ke dalam manajemen rantai pasokan (SCM). GSCM bertujuan untuk
meminimalkan atau menghilangkan pemborosan seperti bahan kimia
berbahaya, energi dan limbah mentah pada rantai pasok mulai dari desain produk,
sumber bahan baku,
proses manufaktur, pengiriman produk akhir dan manajemen produk. Oleh karena itu GSCM berperan penting dalam dampak yang timbul terhadap lingkungan
dari setiap perusahaan yang terlibat dalam kegiatan rantai pasok yang secara tidak langsung
berkontribusi terhadap peningkatan kinerja yang keberlanjutan.
GSCM merupakan
sebuah evolusi dari SCM. GSCM telah berhasil menarik minat para industri yang
kemudian terus menjadi perhatian hingga kini. Dengan praktik-praktik inilah perusahaan mengembangkan
strategi menejemen
lingkungan sebagai respon
terhadap perubahan kesadaran masyarakat dan konsumen akan lingkungan yang berdampak
pada operasi rantai pasok. Contoh penerapan green logistic yaitu pengurangan konsumsi bahan
bakar, penggunaan transportasi yang rendah polusi (udara, suara), kerjasama dengan konsumen
dan masyarakat dalam menghasilkan ide-ide baru untuk green logistics.
Komentar
Posting Komentar