Langsung ke konten utama

Product and Process Innovation in the Food Industry


Industri pangan merupakan bisnis yang sangat besar secara global karena makanan merupakan salah satu kebutuhan utama yang dibutuhkan oleh manusia untuk bertahan hidup. Seiring dengan perkembangan zaman dan teruss bertambahnya jumlah penduduk, industri pangan terus melakukan berbagai inovasi produk pangan. Inovasi atau pengembangan produk merupakan sebuah kegiatan yang penting dilakukan setiap perusahaan pangan agar dapat terus bersaing  dan survive dalam industri pangan. Untuk menunjang inovasi produk tersebut, riset merupakan salah satu cara yang harus dilakukan terlebih dahulu. Riset yang dilakukan dapat berupa riset mengenai produk atau pasar potensial. Dalam industri pangan, terdapat beberapa pembelajaran berkaitan inovasi yang dapat diambil dari 3 perusahaan yaitu Pennine Foods, H. P. Bulmer, dan Johma Nederland B. V.

Pennine Foods
Pennine Foods merupakan bagian dari perusahaan Northern Foods group yang bergerak dalam produksi produk siap saji yang dijual melalui retailer Marks and Spencer (M&S). Marks & Spencer (M&S), sebagai retailer, menyediakan tempat dan departemen penjualan. Sebagai pemasok utama dan langganan terbesar, Pennine Foods dan M&S mempunyai hubungan yang sangat baik.  Berkerjasama dengan M&S, Pennine Foods memiliki keterbatasan dalam mengembangkan produk-produknya karena M&S memiliki departemen riset pasar sendiri yang menyebabkan Pennine Food tidak leluasa untuk berinovasi.  

H. P. Bulmer
H. P. Bulmer merupakan perusahaan pangan yang bergerak dan memfokuskan dalam produk sari apel serta merupakan produsen sari terbesar di Inggris dengan memegang hampir separuh pasar pada masanya. Saat itu, H P Bulmer merupakan satu-satunya produsen sari buah yang memiliki fasilitas R&D dan produk-produk baru yang dihasilkannya menimbulkan kemajuan teknis. Bahkan, telah memenangkan penghargaan Departemen Perdagangan dan Industri Inggris untuk keberhasilannya dalam inovasi produk cider. Pada umumnya, cuka apel memiliki rasa yang pahit, namun H.P Bulmer melakukan fermentasi terhadap cuka apel ini sehingga

Johma Nederland B. V.
Johma Nederland B. V. merupakan perusahaan Belanda yang bergerak dalam produk salad dingin. Pada masa itu, salad masih dikategorikan sebagai produk baru. Johma merupakan pemimpin pasar dan secara kontinyu menghasilkan modifikasi dan variasi makanan ringan salad ke pasar. Inovasi produk salad Johma mengandalkan hasil riset pasar yang dilakukannya. Salad dingin Johma Nederland dianggap sebagai produk potensial dan unggul di mata perusahaan-perusahaan lainnya. Oleh karena itu, Johma Nederland hanya berfokus pada produksi produk salad dingin sebagai inovasi unggulannya. Inovasi produk merupakan hal penting dari strategi Johma. Strategi lain adalah memperkenalkan konsep produk baru yang menciptakan pasar baru. Hal ini menunjukan bahwa eksistensi perusahaan dapat dipertahankan dengan menjaga konsumen yang merupakan kunci utama.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mid Test (UTS)

Senin,12 Oktober 2015  Hari dan tanggal diatas merupakan hari pertama bagi kami para mahasiswa Surya Univesity angkatan 2015 mengikuti UTS untuk pertama kalinya di tingkat universitas. Pada pagi hari, kami mengikuti UTS agama. Dan tepat pada pukul 14.30, kelas NFT A 2015 mengikuti UTS Pengantar Teknologi Pangan (PTP) dengan dosen pengampu kami yaitu Dr. Albert Kuhon.  Entah mengapa saya merasa suasana dalam ruangan tersebut sangat menegangkan. Wajah-wajah nervous kami tak dapat disembunyikan lagi. Pasalnya UTS Pengantar Teknologi Pangan ini berbeda dari mata kuliah lainnya. Jika mata kuliah lain UTSnya dilakukan dengan ujian tulis, mata kuliah PTP ini mengharuskan kami untuk presentasi dedepan kelas dan dosen pengampu kami. Kami diwajibkan mempresentasikan hasil kerja kelompok yang telah dipilih sendiri oleh kelompok masing-masing. Kelompok saya sendiri telah menyiapkan dua materi yang salah satunya diundi dan satunya lagi dipilih berdasarkan keputusan kelompok. Materi ters...

Undang-Undang dalam Industri Pangan

Dalam industry pangan terdapat banyak sekali peraturan yang berlaku. Peraturan-peraturan tersebut tersusun dalam beberapa Undang-Undang yang berlaku untuk setiap industry pangan di Indonesia. Beberapa contoh undang-undang yang berkaitan erat dengan industry pangan yaitu: 1.     Undang-Undang Perseroan Terbatas UU ini mengatur tentang pendirian, proses manajemen, organisasi, serta biaya yang menyangkut Perseroan Terbatas. UU ini datur dalam UU nomor 40 tahun 2007. 2.     Undang-Undang Ketenagakerjaan UU ini mengatur tentang upah minimum masing-masing daerah, kontrak kerja dan juga BPJS. 3.     Undang-Undang Perpajakan UU ini mengatur tentang kewajiban pajak yang perlu dilakukan oleh industry tersebut 4.     Undang-Undang Perbankan UU ini mengatur tentang peminjaman uang yang dilakukan oleh perusahaan 5.     Undang-Undang Perdagangan UU ini mengatur tentang proses jual beli antar penjual dna p...

Green Supply Chain Management (GSCM)

Kegiatan bisnis atau industri dapat menimbulkan ancaman terhadap lingkungan baik secara langsung maupun tidak langsung. Berapa contoh nyata pengaruh kegiatan bisnis terhadap lingkungan yaitu cemaran limbah , emisi karbon monoksida, senyawa beracun, dan bentuk lain nya dari polusi industri. D istribusi dan logistik atau lebih dikenal dengan Green Supply Chain Management (GSCM) telah memainkan peranan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan perdagangan dunia. Terlebih lagi persaingan bisnis yang semakin ketat di era globalisasi ini menuntut perusahaan untuk menyusun kembali strategi dan taktik bisnisnya khususnya dari segi distribusi dan logistik. P ersaingan ini terletak dari bagaimana sebuah perusahaan dapat menerapkan proses-proses dari penciptaan produk atau jasa yang lebih murah, memiliki mutu lebih baik, dan lebih cepat untuk memperolehnya (cheaper, better and faster) dibandingkan pesaing bisnisnya. Manajemen rantai pasokan hijau (GSCM) merupakan sebuah inovasi...