Langsung ke konten utama

Transisi dalam Sistem Pangan


Salah satu cara untuk mencapai keadilan social yaitu dengan melakukan transisi pada sistem pangan. Di New York, Amerika Serikat, terdapat kegiatan Supplemental Nutrition Assistance Program atau SNAP. SNAP ini  merupakan suatu program pemerintah yang memberikan subsidi untuk masyarakat New York yang berpenghasilan rendah (≤ $58.000/tahun).

Kini di Eropa dan Amerika sebagian besar passer yang ada yaitu pasar modern atau supermarket. Namun meskipun banyaknya pasar modern, Eropa dan Amerika masih mempertahankan keberadaan pasar tradisional. Pasar tradisional ini tidak buka setiap hari atau setiap saat karena hanya dibuka pada jam-jam tertentu, dan lokasinya tidak menetap (berpindah-pindah menggunakan mobil). Pasar tradisional atau yang lebih dikenal dengan istilah "farmers market", pihak yang menjadi penjual merupakan para petani secara langsung.

New York merupakan sebuah kota yang sangat metropolitan dan kota perdagangan paling modern di Amerika Serikat. Karena hal inilah, pemerintah berusaha untuk tetap mengadakan pasar tradisional di kota New York Pengadaan pasar tradisional di New York dapat memudahkan aktivitas para warga, contohnya restoran tidak perlu menunggu untuk membeli bahan-bahan makanan dari supermarket yang umumnya buka pada jam lebih siang, tetapi dapat membeli bahan di pasar tradisional sehingga restoran dapat menjual makanan untuk sarapan bagi para warga New York.
Program SNAP ini dilaksanakan pemerintah Amerika Serikat dengan tujuan mencapai keadilan sosial. Pemerintah memberikan jaminan sosial bagi warga yang berpenghasilan rendah untuk bertahan hidup. Awalnya pemerintah memberikan dalam bentuk kupon yang dapat digunakan untuk membeli barang-barang di farmers market atau groceries tertentu. Subsidi yang diberikan tersebut juga diharapkan dapat membantu menghidupi para petani.

Guna meningkatkan efisiensinya, pemerintah menggunakan teknologi baru dengan mengubah kupon-kupon tersebut menjadi kartu elektronik berisi saldo/uang yang disebut Electronic Bank Transfer (EBT). Namun perubahan system EBT ini mengalami kendala seperti EBT tersebut tidak dapat digunakan di pasar-pasar tradisional seperti farmers market karena keterbatasan alat para petani (penjual) tidak memiliki EBT reader. Lokasi pasar yang tak menentu (berpindah-pindah) ini menyebabkan penggunaan VSAT satellite untuk membantu penggunaan EBT juga sulit untuk diterapkan. Kemudian sistem EBT tersebut digantikan dengan menggunakan sistem token. Token-token tersebut dapat digunakan di farmers market. Para petani yang menerima bayaran dalam bentuk token dapat menukarkan token tersebut ke GrowNYC. GrowNYC sendiri merupakan suatu organisasi yang tugasnya menjadi jembatan penghubung antara para petani dengan pihak pemerintah (USDA) dalam memberikan subsidi kepada masyarakat New York berpenghasilan rendah.

Referensi:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahapan Ekspor-Impor Barang

Peraturan yang mengatur tentang perdagangan luar negeri yang melibatkan ekspor dan impor yaitu Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan. Ekspor merupakan kegiatan mengeluarkan barang dari daerah pabean. Sedangkan impor merupakan kegiatan memasukkan barang dari daerah pabean.  Tahapan yang perlu dilakukan untuk melakukan ekspor barang yaitu: ¯   Melakukan pengecekan barang untuk menkonfirmasi apakah barang tersebut boleh diekspor ke negara tujuan atau tidak ¯   Melakukan pengecekan daftar HS (Harmonized System). Tujuan pengecekan HS ini yaitu untuk menyamakan persepsi produk yang diperdagangkan secara internasional ¯   Melakukan pengecekan perlu atau tidaknya karantina barang yang akan di ekspor ¯   Mendapatkan Phytosanitary Certificate dengan cara melakukan pengurusan NIK di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, kemudian menyiapkan dokumen (termasuk NIK, SIU, NPWP, TDP, daftar kemasan, invoice), serta membuat PEB (Pemberitahuan E...

Tiga Generasi Dalam Pengadaan Pangan

Pangan merupakan salah satu kebutuhan pokok yang sangat penting bagi kehidupan manusia, begitu pula dengan pengadaan pangan. S ecara garis besar p engadaan pangan dapat dikelompokkan menjadi 3 generasi. Generasi I (pertama) yaitu merupakan tahapan sebelum penanaman dilakukan. Generasi ini merupakan kegiatan sebelum budidaya bahan makanan dilakukan seperti ternak dan tanaman yang biasa mengarah pada pengoptimalan bibit-bibit. Kegiatan yang dimaksud yaitu seperti rekayasa genetika pada bibit tanaman, perkawinan silang, seleksi bibit unggul, dan juga cara pembentukan bibit unggul lainnya. Generasi II (kedua) merupakan tahapan dimana penyiapan bibit mulai dilakukan untuk dibudidayakan hingga masa panen tiba. Pada generasi ini cenderung mengarah pada hal-hal berkaitan dengan teknis cara budidaya yang baik seperti pada ternak maupun hasil bumi. Kegiatan yang dilakukan pada generasi ini seperti cara bertanam dan pemeliharaan yang baik ataupun pedoman lainnya yang dapat meningkatka...

Mid Test (UTS)

Senin,12 Oktober 2015  Hari dan tanggal diatas merupakan hari pertama bagi kami para mahasiswa Surya Univesity angkatan 2015 mengikuti UTS untuk pertama kalinya di tingkat universitas. Pada pagi hari, kami mengikuti UTS agama. Dan tepat pada pukul 14.30, kelas NFT A 2015 mengikuti UTS Pengantar Teknologi Pangan (PTP) dengan dosen pengampu kami yaitu Dr. Albert Kuhon.  Entah mengapa saya merasa suasana dalam ruangan tersebut sangat menegangkan. Wajah-wajah nervous kami tak dapat disembunyikan lagi. Pasalnya UTS Pengantar Teknologi Pangan ini berbeda dari mata kuliah lainnya. Jika mata kuliah lain UTSnya dilakukan dengan ujian tulis, mata kuliah PTP ini mengharuskan kami untuk presentasi dedepan kelas dan dosen pengampu kami. Kami diwajibkan mempresentasikan hasil kerja kelompok yang telah dipilih sendiri oleh kelompok masing-masing. Kelompok saya sendiri telah menyiapkan dua materi yang salah satunya diundi dan satunya lagi dipilih berdasarkan keputusan kelompok. Materi ters...