Vandana
Shiva merupakan seorang aktivis lingkungan asal India yang telah menulis lebih dari 20
buku. Salah satu bukunya yaitu "Seed
Sovereignty, Food Security". Penulisan buku ini disebabkan karena masalah
internal dan eksternal. Masalah internal yang terjadi yaitu para petani di India yang
dipaksa menggunakan bahan-bahan kimia/pestisida
dengan
harga cukup tinggi sehingga para petani memiliki hutang yang banyak.
Para petanipun mulai stres dan terserang berbagai penyakit,
hingga banyaknya petani yang
melakukan bunuh diri. Sedangkan
persoalan eksternal yaitu mengenai pengambilan bibit-bibit India ke perkembangan
benih internasional sehingga menjadi hak milik internasional.

Dua hal yang dipaparkan dalam penulisan buku ini yaitu mengenai masalah regulasi benih di Eropa dan GMO (Genetically Modified Organism).
Regulasi
di Eropa menyatakan bahwa varietas-varietas benih yang diperbolehkan untuk diperdagangkan
di pasar hanyalah varietas-varietas
benih yang telah terdaftar di CPVO (Community Plant Variety Office).
Pendaftaran varietas benih ke dalam CPVO tersebut cukup sulit dikarenakan
kriteria yang ketat yang harus
dipenuhi beni. Terdapat 3 kriteria varietas benih dalam CPVO yaitu distinctness (keunikan), uniformity (keseragaman), dan stability (kestabilan). Ketatnya penyeleksian benih tersebut menyebabkan varietas benih di Eropa
menurun.
Selain
itu, buku ini juga mebahas mengenai food security.
Isu lainnya yang
dibahas yaitu mengenai GMO (Genetically Modified Organism). Beberapa negara melarang peredaran atau
penggunaan produk hasil GMO. Cantohnya di
Amerika terdapat gerakan para ibu yang memiliki kekhawatiran terhadap produk-produk GMO dan
mendukung terciptanya makanan bebas GMO (GMO free food). Gerakan para ibu di Amerika ini diikuti juga oleh para
ibu di negara lainnya seperti
di Afrika dan Irlandia. Alasan yang menyebabkan
para ibu menentang GMO yaitu kekhawatiran mereka akan bahaya dari kelebihan bahan-bahan berkimia (ada
kasus mengenai anak yang mengalami kelebihan bahan kimia). Hal ini
menyebabkan para ibu khawatir akan kesehatan keluarganyaa karena konsumsi
produk GMO.
Komentar
Posting Komentar