Pada kelas PTP tanggal 26 Oktober 2015, kami di beri pengetahuan yang sangat penting dalam dunia pangan yaitu food processing atau pengolahan pangan. Kami di jelaskan untuk apa sih pengolahan pangan itu. Pengolahan pangan di lakukan untuk menimbulkan nilai tambah konsumsi dan juga meningkatkan daya tahan dari suatu produk pangan agar tetap layak konsumsi. Kedua hal tersebut sangatlah penting dan selebihnya hanya untuk fungsi estetika.
Diberikan juga contoh pengolahan pangan seperti pengolahan tepung tapioka dari umbi kayu, pengolahan kopi, pengolahan minyak goreng, juga pembuatan teh.
Proses pembuatan tepung tapioka dimulai dari pengupasan dan pencucian umbi kayu kemudian dihaluskan menggunakan alat parut. Kemudian umbi kayu yang sudah menjadi bubur dimasukkan kedalam alat penyaring sentrifugal dan ditambahkan air dan didapatkan ampas dan cairannya secara terpisah. Ampas yang didapat ini dapat dicampurkan dengan sampah kulit dari umbi kayu kemudian dikeringkan dan dapat menjadi PT yaitu pakan ternak. Kemudia cairan yang didapat tadi dimasukkan kedalam separator untuk dipisahkan larutan protein dan tapioka encer. Tapioka encer tersebut dikeringkan dengan oven guna membuang air melalui uap kemudian jadilah tepung tapioka.
Kemudian ada proses pembuatan kopi. Pembuatan kopi sendiri juga diawali dengan proses pengupasan. Pengupasan sendiri ada 2 macam yaitu:
a. Secara kering = dipetik kemudian di jemur dipinggir jalan dengan anyaman bambu kemudian ditumbuk pelan untuk memudahkan mengupas kulitnya.
b. Secara basah = dipetik kemudian dicuci dan direndam beberapa hari hingga terjadi fermentasi sampai timbul aroma yang khas. Namun kita harus berhati-hati agar tidak terjadi over fermented yang menyebabkan rasa kopi seperti alkohol.
Setelah proses pengupasan biji kopi yang telah beraih dari kulitnya di goreng. Dalam penggorengan biji kopi, suhu dan waktu sangat mempengaruhi aroma biji kopi tersebut. Dari cara penggorengan yang berbeda-beda suhu dan waktunya ini dapat dihasilkan ribuan jenis kopi yang berbeda aromanya. Hasil penggorengan kemudian ditampung dan dihaluskan. Proses penghalusan ini dapat melalui beberapa cara yaitu ditumbuk secara manual seperti di daerah-daerah, dapat juga di blender, dan dapat menggunakan mesin penggiling baik skala kecil dan besar dan didapat kopi yang siap untuk di sajikan.
Proses pembuatan minyak goreng tidak banyak dijelaskan karena sebelumhya sudah pernah disinggung tentan proses pembuatan minyak goreng. Minyak goreng sendiri ada 2 jenis berdasarkan bahan bakunya. ada yang dari kelapa dan ada yang dari sawit. Minyak horeng yang terbuat dari kelapa di ambil daging buahnya untuk dijadikan minyak. Sementara minyak kelapa sawit diambil sabut kelapa sawitnya untuk dijadikan minyak goreng.
Kemudian ada proses pembuatan teh yang diawali dengan proses pemetikan pucuk daun teh. Dalam proses pemetikan daun ini perlu diperhatikan bahwa pdaun yang dapat dipetik hanya 3 pucuk teratas yang paling muda. Kemudian daun yang telah dipetik di angin-anginkan agar sedikit kering kemudian dilewatkan ke tempat yang lembab agar terfermentasi dan berubah warna serta timbul aroma yang khas. Kemudiang daun yersebut dikeringkan. Ada eberapa contoh teh yang cukup terkenal di Indonesia bahkan dunia yaitu teh hitam, teh hijau, teh olong, dan teh jasmine.
Setelah dijelaskan beberapa proses pengolahan diatas, kami juga disuguhkan beberapa pengetahuan lewat video yang diputarkan yaitu ada video tentang harvesting banana yang sangat canggih, pembuatan orange juice mulai dari pemetikan jeruk hingga pengemasan jeruk yang telah menjadi jus, juga ada vodeo proses pengupasan biji kopi. Tak hanya itu, kami juga diperlihatkan video tentang sepasang penari balet yang dapat memberikan kita motivasi saat kita sedang dalam permasalahan atau kesulitan dalam hidup.
Komentar
Posting Komentar